Targetkan Produksi Pelampung Rumput Laut

Produksi mencacah sampah plastik untuk dikirim ke luar daerah.///IST

Sampah plastik di tangan Abdul Amir, warga Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, menjadi sumber pendapatan untuk menghidupi keluarganya.

Abdul Amir terlebih dahulu memilah sampah plastik berdasarkan klasifikasi dan jenis materialnya. Plastik yang telah dipilah kemudian dicacah menggunakan mesin khusus sebelum dikirim ke Pulau Jawa, untuk diproses lebih lanjut menjadi berbagai produk seperti perabotan rumah tangga.

Namun, Abdul Amir punya mimpi. Ia berencana mengembangkan proses produksi secara mandiri di Pulau Sebatik.

Tidak hanya memproduksi berbagai perabotan rumah tangga, ia juga menargetkan pembuatan pelampung untuk kebutuhan budi daya rumput laut yang banyak digeluti warga Sebatik.

“Tapi saat ini saya masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan,” kata Abdul Amir, dikutip dari laman Pemkab Nunukan, Minggu (1/11/2026).

Ia menyebut, kebutuhan utama saat ini meliputi mobil angkutan untuk mengumpulkan dan mengangkut sampah, mesin pres, mesin pencacah plastik tambahan, serta perlengkapan penutup dan sterilisasi untuk mendukung keamanan operasional.

“Harapannya pemerintah dapat memberikan bantuan,” imbuhnya.

Dengan adanya bantuan, ia optimistis pengolahan sampah dapat berjalan lebih optimal, meningkatkan kapasitas produksi, serta mampu menghasilkan produk jadi sendiri di Pulau Sebatik.

Sementara itu, Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah menyatakan inisiatif Abdul Amir perlu mendapat perhatian dan dukungan. Karena dinilai memiliki manfaat ganda, yakni mengurangi timbunan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi produktif bagi masyarakat.

“Harapan kita, usaha ini tidak hanya berkembang sebagai kegiatan pengolahan sampah, tetapi juga menjadi UMKM yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Bahkan, ke depan bisa menyerap tenaga kerja lokal dan membuka peluang usaha baru bagi warga Sebatik Timur,” ungkap Zainal. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *