Bukan Kamera ETLE, Polres Berau Tak Ketahui Siapa Pemasang CCTV di Sejumlah Lampu Merah

CCTV di sejumlah lampu lalu lintas.

KEBERADAAN kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik lampu lalu lintas (traffic light) di Kabupaten Berau kerap menjadi tanda tanya bagi para pengendara. Sebagian masyarakat menduga perangkat tersebut merupakan kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rondhy, memberikan klarifikasi tegas. Ia menyatakan bahwa perangkat kamera yang terpantau di beberapa persimpangan jalan saat ini bukanlah kamera ETLE statis.

“Terkait dengan CCTV yang ada di sejumlah lampu lalu lintas tersebut, kami sendiri tidak mengetahui secara pasti fungsi dan peruntukannya di bawah instansi mana,” ujar AKP Rondhy saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Lebih lanjut, perwira balok tiga itu menegaskan bahwa jajaran Polres Berau hingga saat ini belum mengoperasikan sistem penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis ETLE statis. Sebagai gantinya, penegakan hukum lalu lintas secara elektronik di wilayah hukum Polres Berau sepenuhnya masih mengandalkan sistem ETLE mobile.

“Untuk sistem penindakan tilang elektronik di Berau, saat ini kami hanya menggunakan ETLE mobile,” tambahnya.

ETLE mobile sendiri merupakan perangkat kamera pengawas yang dioperasikan secara bergerak oleh petugas kepolisian yang berpatroli, baik menggunakan kendaraan dinas maupun melalui aplikasi khusus yang dipegang oleh anggota Satlantas di lapangan.

Dengan adanya penjelasan ini, Polres Berau mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar tidak terkecoh, serta tetap tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena ada atau tidaknya kamera pengawas, tetapi demi keselamatan bersama di jalan raya.

Pihaknya juga mengingatkan agar pengendara senantiasa melengkapi surat-surat kendaraan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Bumi Batiwakkal. (SETIAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *