Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara memprioritaskan pemasangan guardrail atau pagar pengaman jalan pada sejumlah titik di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) pada tahun ini.
Fasilitas tersebut disiapkan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, yang dinilai memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi, terutama pada area tikungan dan medan tertentu.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kaltara, Desi Witasari, mengatakan lokasi pemasangan berada di sekitar kawasan KBM yang selama ini menjadi salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
“Lokasinya berada di sekitar kawasan Kota Baru Mandiri. Pemasangan pengaman jalan ini kita lakukan untuk meningkatkan keselamatan pengendara. Biasanya guardrail dipasang pada area tikungan tajam maupun titik-titik yang masuk kategori rawan kecelakaan,” ujar Desi, Senin (15/6/2026).
“Untuk pengaman jalan ini hanya bisa kami pasang pada ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Di luar status jalan provinsi tentu bukan menjadi kewenangan kami untuk melakukan pemasangan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, pemasangan guardrail di Kabupaten Bulungan menjadi salah satu dari empat kegiatan fisik yang diprioritaskan Bidang LLAJ Dishub Kaltara pada tahun anggaran 2026.
Selain pengaman jalan di Bulungan, pihaknya juga menyiapkan pekerjaan marka jalan di Kabupaten Nunukan. Sementara, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) akan dilaksanakan di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau.
Menurutnya, empat kegiatan tersebut tetap dipertahankan, meski pada tahun ini pelaksanaan program terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
“Dari empat item kegiatan fisik tersebut total nilai anggarannya sekitar Rp 900 juta, karena memang terdampak efisiensi. Namun yang terpenting, meskipun ada penyesuaian anggaran, kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan tetap kami laksanakan,” kata Desi. (Muhammad Efendi)












