DPRD Bulungan menyoroti belum jelasnya kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Pratama Bunyu. Hal itu disampaikan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Bulungan Tahun Anggaran 2025.
Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut belum menunjukkan perkembangan berarti. Padahal, keberadaannya dinilai penting untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat di Pulau Bunyu.
“Masalah rumah sakit Bunyu sampai saat ini masih terkendala dan belum ada kelanjutannya. Itu juga menjadi rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah,” ujar Riyanto, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, belum beroperasinya rumah sakit tersebut berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat yang hingga kini masih bergantung pada fasilitas kesehatan yang ada.
DPRD juga meminta pemerintah daerah memanfaatkan sementara alat kesehatan yang sudah tersedia, dengan menempatkannya di Puskesmas Bunyu agar tidak terbengkalai.
Selain RS Pratama Bunyu, DPRD turut menyoroti pembangunan Puskesmas Tanah Kuning yang belum terealisasi akibat persoalan lahan.
Riyanto mengatakan, fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah masih membutuhkan perhatian, termasuk pemerataan tenaga kesehatan hingga ke desa-desa.
Menurutnya, ketersediaan tenaga medis menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya cukup jauh dari pusat kota.
Selain pelayanan kesehatan, DPRD juga menyinggung kondisi infrastruktur penunjang akses masyarakat menuju fasilitas pelayanan publik yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Menurut Riyanto, akses jalan yang baik turut memengaruhi kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat. (Muhammad Efendi)












