WACANA penghapusan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2027 mendatang mulai menjadi perhatian sejumlah pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Berau. Namun di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau memastikan program pembangunan strategis tetap berjalan sesuai prioritas yang telah disusun.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini diarahkan pada penyelesaian pembangunan sektor pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah berbasis pariwisata. Ia memaparkan, proyek prioritas pertama yang saat ini terus dikawal ialah pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Redeb.
“Prioritas pembangunan kami saat ini yang pertama adalah rumah sakit Tanjung Redeb yang sedang berproses dan didampingi oleh Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) serta tenaga ahli dari gubernur,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Selain sektor kesehatan, Pemkab Berau juga mulai mempercepat transisi ekonomi daerah menuju potensi sumber daya baru, salah satunya melalui penguatan pariwisata. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor wisata menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah kini menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur penunjang menuju kawasan wisata unggulan.
“Pariwisata ini sedang kami dorong maksimal. Kami sudah mengkomunikasikan dengan Pak Gubernur untuk penyelesaian jalan-jalan menuju lokasi wisata,” katanya.
Di tengah wacana pengurangan Bankeu, Sri Juniarsih tetap optimistis dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pembangunan di Berau tidak akan terhenti sepenuhnya. Ia menilai komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar proyek-proyek strategis daerah tetap mendapat perhatian. (ADV/AZWINI)












