PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Bulungan tetap berjalan normal, meski mobil tangki pengangkut BBM mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Bulungan–Berau pada Senin (20/7/2026) malam.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan tidak terjadi kebocoran maupun tumpahan BBM akibat insiden tersebut, sehingga penyaluran energi kepada masyarakat tetap dapat dilakukan.
“Pertamina langsung melakukan penanganan dengan memprioritaskan keselamatan awak mobil tangki, mengamankan kendaraan dan produk, serta memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan,” ujar Edi, Rabu (22/7/2026) malam.
Ia menjelaskan, insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi saat mobil tangki berupaya menghindari truk pengangkut kelapa sawit yang mengalami pecah ban di badan jalan. Dalam manuver tersebut, kendaraan keluar jalur dan menabrak pohon sawit.
Setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, mobil tangki dievakuasi menggunakan kendaraan towing menuju SPBU tujuan, agar proses pembongkaran muatan dapat dilakukan dengan aman.
“Seluruh muatan berupa 8 kiloliter Pertalite dan 8 kiloliter Biosolar telah berhasil dibongkar di SPBU tujuan pada Selasa pagi, sehingga pelayanan dan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kondisi stok BBM di SPBU tujuan juga dipastikan tetap tersedia dan pengiriman berikutnya telah disiapkan untuk menjaga kelancaran pasokan kepada masyarakat.
Selain memastikan distribusi tetap berlangsung, Pertamina bersama mitra transportir juga melakukan evaluasi terhadap kondisi kendaraan, serta aspek keselamatan operasional untuk mencegah kejadian serupa.
“Pertamina berkomitmen untuk terus mengutamakan aspek keselamatan serta memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya. (Muhammad Efendi)












