Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang mengaku ada investor yang tertarik membangun storage bahan bakar minyak (BBM) pada tahun depan.
“Insya Allah di tahun 2027 kita sudah mulai kerjakan. Karena investor sudah ada dan lokasi juga sudah kita siapkan,” ujar Zainal A Paliwang, dilansir dari Antara, Minggu (13/9/2026).
Menurut Zainal, pembangunan storage BBM tersebut sebagai upaya memperlancar distribusi dan menjaga stok BBM di daerah yang selama ini bergantung pasokan dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
Zainal juga mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terutama PT Pertamina, untuk mencari solusi terkait distribusi BBM. Termasuk penambahan kuota.
“Karena kita tahu bahwa beberapa hari ini memang kita monitor di lapangan begitu panjang antrean di SPBU,” katanya.
Sebagai salah satu solusi untuk kelancaran distribusi BBM, ujarnya, adalah Kaltara harus mempunyai tempat penyimpanan BBM sendiri dan tidak tergantung pada daerah lain.
“Kita berupaya untuk membangun storage di Kaltara dengan menggandeng vendor, sehingga kebutuhan BBM Kaltara tidak lagi tergantung dari Berau, karena nanti Kaltara sudah memiliki storage BBM sendiri,” kata Zainal. (fen)












