PULUHAN pedagang yang tergabung dalam pengelola pasar malam di Pasar Sanggam Adji Dilayas mendatangi Kantor Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Selasa (8/9/2026). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan informasi terkait larangan operasional kegiatan pasar malam di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Ketua Pedagang Pasar Malam, Latoti, menyatakan pihaknya merasa keberatan jika pembatasan atau penutupan hanya diberlakukan sepihak pada kegiatan pasar malam saja. Menurutnya, aktivitas perdagangan lain di pasar maupun di kawasan tepian air masih berjalan normal seperti biasa.
“Kami minta solusi, jangan sampai tebang pilih,” Ujarnya.
Kendati memahami situasi lingkungan yang terjadi, para pedagang tetap meminta pemerintah daerah memberikan solusi, agar mereka dapat terus difasilitasi untuk berjualan.
“Kami keberatan jika hanya pasar malam yang ditutup, lantaran semua aktivitas di pasar maupun di tepian masih berjalan. Kami meminta agar tetap difasilitasi untuk berjualan,” kata Latoti.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pasar malam tersebut murni inisiatif mandiri dan bukan merupakan agenda Berau Expo yang melibatkan pemerintah daerah. Penyelenggara disebut hanya menyewa lahan di kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas guna menggelar kegiatan perdagangan rakyat tersebut.
“Ini bukan agenda pemerintah, penyelenggara hanya menyewa lokasi,” terangnya.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa instansinya tidak pernah melarang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mencari nafkah. Posisi Diskoperindag sebagai pembina UMKM yang senantiasa mendukung produktivitas pelaku usaha.
“Kami mempersilakan untuk berjualan, kami tidak mungkin menyulitkan masyarakat,” jelasnya.
Meski demikian, Eva mengingatkan agar para pelaku usaha dan panitia penyelenggara tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan, terutama dengan mematuhi protokol kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran di tengah kondisi cuaca kering saat ini.
“Kami minta agar pedagang bisa memperhatikan hal-hal penting. Misal, penggunaan masker hingga menjaga ketertiban,” tandasnya. (SETIAWAN)












