Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan Jembatan Binuang Rampung Tahun Depan

Wagub Kaltara, Ingkong Ala meninjau infrastruktur di wilayah perbatasan, beberapa waktu lalu.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan pembangunan Jembatan Binuang di Desa Binuang, Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan, rampung pada 2027 mendatang.

“Insya Allah di tahun 2027 Jembatan Binuang sudah selesai. Tahun ini sudah mulai dikerjakan untuk fondasi,” ujar Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, Kamis (30/4/2026).

Keberadaan jembatan ini menjadi krusial, karena akses di wilayah tersebut hingga kini belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan roda empat, terutama pada jalur penghubung Malinau–Krayan.

“Harapan kita konektivitas tanpa batas ini bisa terwujud, sehingga akses masyarakat semakin terbuka,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari proyek infrastruktur yang didanai melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Zainal menyebut, selain Jembatan Binuang, sejumlah jembatan lain di Kalimantan Utara, termasuk di wilayah Malinau dan Semamu, juga dikerjakan oleh pemerintah pusat.

“Yang mengerjakan dari Balai Jalan, semuanya menggunakan APBN. Pemerintah daerah menerima hasilnya,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah masih menunggu tambahan dukungan anggaran. Saat ini, dana yang telah tersedia baru sekitar Rp 50 miliar, sementara kebutuhan diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.

“Mudah-mudahan komitmen dari pemerintah pusat tetap ada, sehingga jembatan-jembatan kecil yang belum layak dilalui kendaraan bisa segera dibangun,” ujar Zainal.

“Semua ini tergantung pada ketersediaan anggaran. Kita tetap berupaya agar pembangunan berjalan sesuai rencana,” tambahnya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *