
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan besarnya potensi pariwisata sebagai peluang mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurut Sri Juniarsih, perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat lokal.
Salah satunya melalui penguatan UMKM yang dapat menyediakan berbagai produk dan jasa bagi wisatawan.
“Peran UMKM sangat penting untuk kemajuan ekonomi kerakyatan, terlebih Berau memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi potensi besar bagi tumbuhnya usaha masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan berbagai destinasi wisata di Berau membuka ruang yang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
Mulai dari produk kerajinan, kuliner, oleh-oleh, hingga berbagai jasa pendukung pariwisata dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.
Karena itu, Sri Juniarsih meminta pelaku UMKM tidak hanya melihat sektor pariwisata sebagai aktivitas kunjungan wisatawan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, menurutnya, harus diiringi dengan kesiapan pelaku usaha lokal dalam menghadirkan produk yang berkualitas, memiliki daya saing, serta mampu menjadi ciri khas daerah.
“Dengan demikian, aktivitas pariwisata tidak hanya mendatangkan kunjungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM, Pemkab Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menggelar Workshop Pembinaan Pelaku Usaha di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Kamis (20/8/2026).
Sri Juniarsih mendorong para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Menurutnya, pembinaan tidak akan memberikan hasil maksimal apabila pengetahuan yang diperoleh tidak diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
“Saya mendorong setiap pelaku usaha yang hadir untuk menyerap ilmu yang dibagikan para narasumber, baik dari dunia usaha, LSM maupun perbankan, dan menerapkannya dalam pengembangan usaha,” tandasnya.
Materi dalam workshop tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber dari berbagai unsur, mulai dari dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga sektor perbankan.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan pelaku usaha, termasuk dalam pengelolaan bisnis dan pemanfaatan peluang pembiayaan.
Pemkab Berau berharap penguatan UMKM dapat berjalan berkelanjutan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata.
Pelaku usaha lokal diharapkan mampu menangkap peluang dari setiap destinasi wisata yang berkembang sehingga perputaran ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sektor pariwisata, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Berau Brigjen Pol. (Purn) Edy Suswanto menilai pembinaan pelaku usaha juga perlu menyentuh aspek mental dan semangat kewirausahaan.
Menurutnya, pelaku usaha membutuhkan ketangguhan untuk menghadapi berbagai tantangan dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan bisnis.
“Tujuan utama workshop ini adalah melahirkan pelaku usaha yang memiliki semangat kewirausahaan tinggi dan tidak mudah menyerah,” tegas Edy. (ADV)












