Hasil penilaian organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Nunukan, menempatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian meraih nilai 96,00, Badan Penanggulangan Bencana Daerah 94,50, serta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja 94,03 alias masuk kategori baik.
Selain tiga OPD tersebut, ada 34 perangkat daerah lainnya yang juga masuk kategori baik. Sedangkan sisanya, yakni 13 perangkat daerah masuk kategori butuh perbaikan. Di antaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan yang meraih nilai 78,95, Kecamatan Sembakung sebesar 78,51, dan Kecamatan Lumbis Pansiangan 77,00.
“Penilaian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat perencanaan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperbaiki akuntabilitas kinerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Nunukan Irwan Sabri pada Rakordal Pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, dikutip dari laman Pemkab Nunukan, Selasa (27/10/2026).
Pada kesempatan itu, Irwan Sabri juga menekankan bahwa evaluasi pembangunan perlu memperhatikan capaian program, kualitas pelaksanaan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat. Termasuk pengelolaan anggaran daerah yang juga harus diarahkan pada pencapaian hasil terukur dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Evaluasi yang dilakukan hari ini hendaknya tidak hanya berorientasi pada angka-angka serapan anggaran, tetapi juga pada kualitas pelaksanaan program, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta kontribusinya terhadap pencapaian indikator kinerja pembangunan daerah,” ujarnya.
Karena itu, ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah memperkuat perencanaan, mempercepat pelaksanaan kegiatan, menjaga kualitas belanja daerah, serta meningkatkan koordinasi dan pengendalian internal, agar program yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai target.
“Sehingga tidak ada lagi program yang terlambat dilaksanakan ataupun tidak mencapai target yang telah ditetapkan,” tegasnya. (fen)












