Krisis BBM di Nunukan Berangsur Pulih

Pengisian bahan bakar yang akan dibawa ke Nunukan di Fuel Terminal Tarakan.///ANTARA FOTO

Sorotan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, langsung mendapat respons dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Badan usaha milik negara itu pun langsung mengirim pasokan bahan bakar ke kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia.

Rabu (5/8/2026), dua kapal pengangkut BBM telah melakukan pembongkaran untuk memasok BBM ke sejumlah SPBU di Nunukan.

Penyaluran tambahan sebanyak 89 KL Pertalite dan 30 KL Bio Solar untuk SPBU 65.774.004 dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026).

“Saat ini, pasokan BBM telah diterima dan stok di sejumlah SPBU dalam kondisi aman,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, dilansir dari Antara, Kamis (6/8/2026).

Ia juga mengaku bahwa Pertamina telah melakukan berbagai langkah percepatan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM di Kabupaten Nunukan.

“Pertamina telah mengoptimalkan pengiriman pasokan BBM ke Nunukan serta memprioritaskan proses pengisian dan keberangkatan kapal pengangkut dari Fuel Terminal Tarakan. Pasokan telah tiba dan disalurkan ke sejumlah SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selama proses penguatan pasokan berlangsung, Pertamina juga mengoptimalkan SPBU 65.774.006 sebagai SPBU pendukung untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

Meskipun sempat terjadi peningkatan antrean kendaraan, kondisi pelayanan tetap berjalan tertib dan terkendali.

Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kapal berikutnya untuk menjaga distribusi tetap stabil.

Terkait informasi harga BBM eceran dalam botol yang mencapai Rp35.000, Edi menyampaikan bahwa harga tersebut bukan merupakan harga resmi yang berlaku di SPBU atau lembaga penyalur resmi Pertamina.

“SPBU merupakan titik akhir penyaluran BBM kepada konsumen. BBM yang telah dibeli masyarakat tidak untuk diperjualbelikan kembali,” tegas Edi. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *