PEMERINTAH Kabupaten Berau terus memperkuat daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), penguatan kemasan produk, pengembangan branding, hingga perluasan akses pemasaran.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said. Menurutnya, produk lokal tidak hanya dituntut memiliki kualitas yang baik, tetapi juga harus mampu menarik perhatian konsumen melalui kemasan yang inovatif dan identitas merek yang kuat.
“Kreativitas harus menjadi kekuatan utama kita dalam menghadapi persaingan yang semakin dinamis. Bukan hanya menghasilkan produk yang baik, tetapi juga bagaimana kita mampu memasarkannya dengan kemasan dan branding yang menarik,” ujar Muhammad Said, Kamis (6/8/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan produk lokal, Pemerintah Kabupaten Berau juga terus menghadirkan berbagai program pembinaan bagi pelaku IKM. Program tersebut meliputi pelatihan peningkatan kapasitas, fasilitasi promosi, kemudahan perizinan, hingga akses pembiayaan agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kami akan terus hadir agar IKM Kabupaten Berau bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yuninta, mengatakan salah satu fokus pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membangun kemasan dan identitas produk yang lebih profesional.
Menurutnya, kemasan memiliki peran penting dalam menentukan keputusan konsumen. Selain melindungi produk, kemasan juga menjadi media untuk membangun citra usaha, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memberikan nilai tambah terhadap produk yang dipasarkan.
“Konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, dan cerita yang melekat pada produk tersebut,” jelas Eva. (TR)












