Evaluasi Perusda di Berau

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Dok.Nomrsatukaltim)

Menurunnya kemampuan fiskal daerah mendorong Pemkab Berau, mulai memaksimalkan peran Perusahaan Daerah (Perusda), sebagai sumber lain Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkab akan evaluasi, untuk memastikan mampu berkembang lebih profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Ada 4 Perusda masih aktif beroperasi, yakni Perumda Air Minum Batiwakkal, Perusda Hutan Sanggam Berau, Perusda Indo Pusaka Berau (IPB), dan Perusda Bhakti Praja. Namun hingga kini, keberadaannya dinilai belum memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap peningkatan PAD.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, evaluasi menyeluruh menjadi langkah penting untuk mengetahui sejauh mana efektivitas kinerja masing-masing Perusda, sekaligus merumuskan strategi penguatan agar perusda mampu menjadi badan usaha yang sehat dan produktif.

Menurutnya, seluruh Perusda saat ini masih berada dalam tahap pembenahan sehingga pemerintah daerah terus melakukan perbaikan terhadap tata kelola maupun pengembangan usaha. Berbagai kekurangan yang masih ditemukan, akan menjadi bahan evaluasi agar kinerja perusahaan semakin optimal.

Evaluasi, tidak hanya berfokus pada capaian kinerja perusahaan, tetapi juga diarahkan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan peluang usaha baru yang sesuai dengan potensi Kabupaten Berau.

Menurut Sri Juniarsih, Perusda tidak cukup hanya menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Perusahaan daerah juga harus mampu berperan sebagai penggerak ekonomi dengan mengelola bisnis secara profesional, efisien, dan berorientasi pada keuntungan yang pada akhirnya dapat meningkatkan PAD.

Itu semakin penting, di tengah kondisi keuangan daerah yang menghadapi tantangan akibat penurunan pendapatan. Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat sumber-sumber penerimaan daerah melalui optimalisasi aset dan pengembangan usaha yang dimiliki Perusda, sehingga ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat dikurangi.

“Perusda memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah. Karena itu, peningkatan kinerjanya menjadi salah satu fokus pemerintah,” katanya.

Lanjutnya, pembenahan tata kelola perusahaan akan bertahap. Selain itu, pemerintah juga mendorong setiap perusahaan daerah untuk membuka unit-unit bisnis baru

Dengan langkah itu, Pemkab Berau optimistis Perusda tumbuh menjadi badan usaha daerah yang sehat, kompetitif, sekaligus mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan PAD serta mendukung pembiayaan pembangunan daerah.(ADV/TR/ARIE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *