Hadirkan Layanan Air Bersih

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kampung Siduung Indah. (Rizal/Disway Kaltim)

UNTUK memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah.

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan DPUPR Berau, Decty Toge Manduli mengungkapkan, proyek ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp4,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau. Dana tersebut digunakan untuk membangun jaringan distribusi serta sarana penunjang agar ratusan kepala keluarga (KK) di Siduung Indah segera bisa menikmati akses air bersih.

“Selama ini, masyarakat masih mengandalkan sumber air seadanya yang kualitasnya tidak selalu memenuhi standar kesehatan. Kehadiran SPAM akan menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar mereka,” ungkap Decty, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, pembangunan SPAM ini bukan sekadar program rutin, tetapi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. DPUPR ingin memastikan seluruh warga, baik di perkotaan maupun kecamatan jauh, memiliki hak yang sama atas layanan dasar.

“Kami ingin semua warga bisa menikmati air bersih,” tegasnya.

Ia menilai, ketersediaan air bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan, menekan kasus diare, hingga mendukung pencegahan stunting yang menjadi fokus nasional.

Proyek SPAM di Siduung Indah menjadi bagian dari agenda besar pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah menilai, keberadaan fasilitas dasar seperti air minum layak pakai akan memperkecil kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.

“Prinsip kami jelas, tidak boleh ada warga yang tertinggal dalam akses layanan dasar. Semua berhak mendapatkan fasilitas yang layak,” ujarnya.

Meski pemerintah telah menggelontorkan anggaran besar, DPUPR menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas yang nanti dibangun.

“Keterlibatan warga akan sangat menentukan keberlanjutan layanan air bersih,” imbuhnya.

Decty berharap, warga Kampung Siduung Indah dapat bertanggung jawab untuk merawat insfrastruktur tersebut.

“Kami berharap warga Siduung Indah memiliki rasa tanggung jawab untuk merawat infrastruktur ini. Pemerintah membangun, masyarakat menikmati, maka harus dijaga bersama agar manfaatnya berkelanjutan,” pungkasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *