Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang menyebut tiga prioritas pembangunan yang harus diperkuat ke depannya.
Yang pertama, ia menyebut sektor ekonomi dan membuka kesempatan kerja. Karena itu, Zainal menegaskan Pemprov Kaltara akan terus mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal, mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta memperluas pemasaran produk unggulan daerah.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat melalui lapangan kerja, peluang usaha, dan peningkatan kesejahteraan,” kata Zainal pada upacara peringatan HUT ke-14 Kaltara, dikutip dari laman Pemprov Kaltara, Minggu (25/10/2026).
Sedangkan yang kedua, yakni pemerataan pembangunan dan meningkatkan pelayanan dasar.
Pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan akses pendidikan, kata Zainal, perlu terus ditingkatkan, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.
“Ketiga, memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan bertanggung jawab. Setiap perangkat daerah diminta memastikan program berjalan tepat sasaran, anggaran digunakan secara efisien, dan hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Zainal menegaskan, ketiga prioritas tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah provinsi, DPRD, pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga Kaltara.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dan kerja sama, agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata pria yang pernah menjabat Wakapolda Kaltara itu.
Di sisi lain, di usia 14 tahun Kaltara, ia berharap menjadi modal untuk terus berbenah dan memperkuat fondasi pembangunan daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan Kaltara sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang maju, makmur, dan berkelanjutan. (fen)












