Terang Hingga Pelosok Kampung

Sekkab Berau, Muhammad Said hadii verifikasi pemenuhan listrik desa. (IST)

SEKRETARIS Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengungkapkan target ambisius, pada tahun 2027 mendatang, seluruh kampung di wilayah Kabupaten Berau dipastikan sudah akan teraliri pasokan listrik secara penuh dari PT PLN.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Said usai mengikuti kegiatan Verifikasi Pemenuhan Listrik Desa se-Kalimantan Timur bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, belum lama ini.

Sebagai langkah konkret menuju target 2027, Pemkab Berau bersama pihak terkait telah memetakan penanganan secara bertahap. Pada tahun anggaran berjalan ini, pemerintah mengalokasikan sebanyak 30 titik pembangunan infrastruktur kelistrikan yang tersebar di 15 kampung. Pembangunan ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik PLN atau masih mengandalkan genset dengan operasional yang terbatas.

“Pemkab Berau berkomitmen agar pembangunan ini dirasakan secara merata. Pada tahun ini saja, ada 30 titik yang tersebar di 15 kampung menjadi fokus penanganan listrik desa kita,” ujar Said.

Kehadiran perwakilan Kementerian ESDM dalam verifikasi tersebut dinilai menjadi angin segar bagi percepatan elektrifikasi di Bumi Batiwakkal. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan PLN menjadi kunci utama untuk mengatasi berbagai tantangan geografis di Kabupaten Berau yang cukup luas dan menantang.

Pemerintah daerah menyadari bahwa listrik bukan sekadar sarana penerangan di malam hari, melainkan roda penggerak utama sektor-sektor strategis masyarakat. Dengan progres verifikasi yang telah dilakukan bersama Kementerian ESDM serta komitmen kuat dari PLN, Pemkab Berau optimis target terang 100 persen pada 2027 dapat tercapai tepat waktu.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Timur.

“Masyarakat di kampung-kampung sasaran menyambut antusias rencana besar ini, mengingat ketersediaan listrik 24 jam penuh telah lama menjadi dambaan warga untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi daerah,” pungkasnya. (SETIAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *