Kondis Geografis dan Jaringan Jadi Tantangan, BPS Bulungan akan Gelar Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Bulungan, Yuda Agus Irianto.

BADAN Pusat Statistik (BPS) Bulungan akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus secara serentak di seluruh Indonesia.

Kepala BPS Bulungan, Yuda Agus Irianto, mengatakan pendataan dilakukan untuk memotret kondisi riil aktivitas usaha di daerah.

“Sensus ekonomi ini akan mencakup seluruh kegiatan usaha, baik skala kecil, menengah, maupun besar,” ujar Yuda, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua sektor yang tidak masuk dalam pendataan, yakni sektor pemerintahan dan pertahanan serta aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja. Pendataan dilakukan secara langsung ke lapangan dengan metode door-to-door, di mana petugas akan mendatangi pelaku usaha di masing-masing wilayah.

“Petugas akan kami latih terlebih dahulu sebelum turun ke lapangan, dilengkapi identitas dan surat tugas, serta wajib berkoordinasi dengan wilayah setempat,” ungkapnya.

Selain itu, petugas yang diterjunkan sebagian berasal dari mitra statistik dan masyarakat setempat, terutama untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses. Dalam pelaksanaannya, pendataan tidak lagi menggunakan kuesioner manual, melainkan berbasis aplikasi yang dilengkapi sistem penentuan lokasi.

“Setiap data yang dikumpulkan akan terekam melalui aplikasi, termasuk titik lokasi usaha dengan GPS,” jelasnya.

Ia menyebut, tantangan dalam pelaksanaan sensus di Bulungan antara lain kondisi geografis serta keterbatasan jaringan di sejumlah wilayah. Menurutnya, hasil sensus akan digunakan untuk melihat perkembangan dan sebaran aktivitas ekonomi di daerah.

“Melalui data ini, kita bisa mengetahui potensi dan pergerakan ekonomi di setiap wilayah secara lebih rinci,” kata Yuda.

Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang benar saat didata oleh petugas.

“Kami harap masyarakat dapat memberikan jawaban yang jujur agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan,” pungkasnya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *