DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau berencana menyiapkan posko kesehatan di jalur mudik dan di destinasi wisata jelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie mengatakan, kehadiran posko ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan pemudik, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi guna memastikan mereka dalam kondisi fit saat berkendara.
“Tujuan posko kesehatan ini, diluar sebagai tempat pengecekan kesehatan, posko ini bisa sebagai wadah bagi pemudik untuk beristirahat,” kata Lamlay, Selasa (18/3/2025).
Kendati demikian, pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai juga tetap berjalan sesuai dengan pola tahun sebelumnya.
“Seperti IGD (Instalasi Gawat Darurat) nantinya tetap buka. Tinggal diatur waktu bertugasnya,” ujarnya.
Lamlay menegaskan, apabila masyarakat menemukan layanan Puskesmas yang tutup disaat Idulfitri, masyarakat bisa melaporkan ke Dinas Kesehatan. Sebab, setiap Puskesmas memiliki peran dalam pelayanan kesehatan, yang diwajibkan beroperasi selama 24 jam untuk melayani masyarakat.
“Yang pasti, masing-masing Puskesmas ada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas,” tegasnya.
Selama libur Idulfitri, para Nakes akan bekerja sesuai aturan shift kerja masing-masing yang jam kerjanya telah ditentukan secara bergantian.
“Untuk Nakes tidak ada perlakuan khusus. Semua berjalan sesuai aturannya,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, layanan kesehatan merupakan unsur penting yang harus diutamakan. Sehingga, pelayanan kesehatan tetap harus berjalan walaupun di momentum libur lebaran. Dirinya pun mengimbau bagi para pemudik untuk tidak memaksakan kondisi bila merasa kurang sehat, sebab itu salah satu penyebab kecelakaan saat berkendara.
“Kalau badan tidak sehat, itu bisa membahayakan pengemudi dan juga penumpangnya,” pungkasnya. (RIZAL)












