PERWUJUDAN Kabupaten Layak Anak (KLA) memerlukan partisipasi seluruh komponen masyarakat Kabupaten Berau, dalam menjamin pemenuhan hak anak sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengungkapkan, Pemkab Berau memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang kelak diharapkan mampu mengelola kekayaan sumber daya alam dan potensi Kabupaten Berau untuk kesejahteraan masyarakat.
Ia meyakini bahwa sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan suatu pembangunan daerah.
“Pemkab Berau telah memberikan kinerja dan kontribusi terbaik dalam upaya pemberian hak anak, sehingga Kabupaten Berau, termasuk fasilitas publik di dalamnya benar-benar layak dihuni oleh anak,” ungkap Said, Rabu (23/10/2024).
Diketahui, pada tahun ini, Kabupaten Berau berhasil naik peringkat sebagai Kabupaten Layak Anak Kategori Madya, setelah tujuh tahun berada di tingkat Pratama.
Tentunya ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, sehingga dirinya berharap prestasi ini dapat di tingkatkan melalui penguatan komitmen dan keseriusan semua pihak dalam membangun Berau sebagai KLA.
“Kita tidak boleh terlalu berpuas diri, kita harus memacu peningkatan kapasitas di berbagai lini untuk memastikan Berau benar-benar layak anak. Praktik-praktik perkawinan anak yang masih terjadi, sebisa mungkin harus kita cegah,” ucapnya.
Menurutnya, ini bukan saja semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi benar-benar untuk mewujudkan kesuksesan pembangunan yang bermuara pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau.
“Kami juga sangat mengharapkan dukungan dan arahan dari Kementerian PPPA dan DKP3A Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya pengimplementasian KLA di Bumi Batiwakkal, agar dapat terlaksana sebagaimana mestinya,” tandasnya. (RIZAL)












