Kolaborasi Pengendalian Karhutla

Kolaborasi Pengendalian Karhutla

DALAM upaya pencegahan dan pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Emergency Response Group (ERG) PT Berau Coal turut aktif dalam proses penanganan titik api. Khususnya yang berada di sekitar area operasional perusahaan termasuk lahan masyarakat yang terjangkau dari area operasi.

ERG PT Berau Coal telah memadamkan 36 titik api di sekitar area operasi Binungan, Suaran, Gurimbang, dan Lati dari tanggal 13 hingga 17 September 2024. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimarau menyampaikan pada 16 September yang lalu bahwa terdapat 170 hotspot terpantau di Kabupaten Berau.

Andi Henry Achmad, Emergency Response Group Manager PT Berau Coal menyampaikan, berbagai upaya terus dilakukan oleh perusahaan untuk membantu pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Berau.

“Saat ini tim ERG PT Berau Coal telah melakukan pemadaman titik-titik api dan juga kejadian Karhutla,” ucap Henry.

Henry menceritakan bahwa upaya pemadaman api yang telah dilakukan juga tidak mudah, saat ini karena peningkatan titik api masih terus terjadi.

“Kami bersama mitra kerja yakni PT PAMA, KDC, dan BUMA berkolaborasi dalam penyediaan personil, sarpras dan water truck dalam penanggulangan. Namun upaya tidak mudah karena peningkatan titik api terus terjadi,” jelas Henry.

Ia juga menyampaikan bahwa PT Berau Coal memiliki komitmen secara aktif terus mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi kebencanaan, termasuk kasus Karhutla yang saat ini mengalami peningkatan.

“Komitmen kami untuk terus membantu pemerintah secara aktif dalam penanggulangan bencana,” kata Henry.

Selama lima hari melakukan pemadaman, ERG PT Berau Coal telah bekerja keras di lapangan dan berhasil mengendalikan 36 titik api. Capaian ini merupakan hasil dari langkah yang terencana mulai dari mitigasi hingga pemadaman.

Menurutnya, penanganan ini butuh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar untuk dapat menjaga dan mengamankan area di sekitarnya terhadap potensi terjadinya Karhutla. PT Berau Coal juga terus berkoordinasi dengan BPBD Berau dalam penanganan Karhutla ini agar tidak meluas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *