Pendapatan Bulungan Direncanakan Rp1,5 Triliun

Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan nota penjelasan empat ranperda kepada Ketua DPRD Bulungan./IST

Bupati Bulungan Syarwani menyebut, pendapatan pada 2027 mendatang diproyeksikan sebesar Rp1,5 triliun. Sedangkan belanja mencapai Rp1,8 triliun.

Pendapatan tersebut ditargetkan bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) yang direncanakan Rp239,8 miliar, transfer pusat ke daerah sebesar Rp1,2 triliun, dan pendapatan transfer antar daerah sekitar Rp77,1 miliar.

Sementara itu, belanja daerah terdiri belanja operasional sebesar Rp1,2 triliun, yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan sosial.

“Kemudian belanja modal direncanakan Rp358 miliar, untuk program prioritas pembangunan, program pendukung, dan program pelayanan masyarakat,” kata Syarwani dalam Rapat Paripurna ke-6 masa persidangan III DPRD Kabupaten Bulungan, dikutip dari Antara, Rabu (14/10/2026).

Sedangkan belanja tidak terduga, Syarwani menyebut, direncanakan sebesar Rp8 miliar. Yang meliputi untuk penanganan bencana alam, bencana nonalam, bencana sosial, dan atau kejadian luar biasa hingga bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya.

Selanjutnya, belanja transfer direncanakan Rp161,9 miliar, yang terdiri belanja bagi hasil Rp12,8 miliar dan belanja bantuan keuangan, yaitu alokasi TAKE direncanakan Rp7 miliar, Dana Desa Rp25 miliar, dan Alokasi Dana Desa Rp117 miliar.

“Sama dengan tahun anggaran 2026, pada 2027 juga tidak diberlakukan istilah anggaran kegiatan luncuran, kecuali akibat diluar kendali penyedia barang/jasa dan pengguna barang/jasa (force majeure),” ujarnya. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *