Kampung Dumaring Tembus 15 Besar Nasional Wonderful Indonesia Award 2026

Tim juri dari ajang WIA melakukan penilaian di Kampung Dumaring. (IST)

DUNIA pariwisata Kabupaten Berau kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kampung Dumaring, yang terletak di Kecamatan Talisayan, berhasil menembus jajaran 15 besar nasional dalam ajang bergengsi Wonderful Indonesia Award (WIA) 2026 untuk kategori Kampung/Desa Wisata yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyebut, prestasi ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Bumi Batiwakkal. Pasalnya, Kampung Dumaring menjadi satu-satunya wakil dari Bumi Etam yang mampu bertahan dan melenggang hingga babak akhir ajang penghargaan bergengsi tingkat nasional tersebut.

Untuk menilai kesiapan dan keunggulan secara langsung di lapangan, Tim dari Kementerian Pariwisata RI bersama Tim Juri WIA 2026 melakukan kunjungan lapangan sekaligus pembinaan di Kampung Dumaring selama dua hari, yakni pada 12 hingga 13 Oktober 2026.

“Alhamdulillah, semoga saja bisa dapat hasil yang memuaskan,” Ujarnya, Rabu (14/10/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa menyebut, mekanisme seleksi ajang WIA 2026 ini mengadopsi skema yang serupa dengan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada tahun-tahun sebelumnya. Proses diawali dengan pengusulan oleh Pemerintah Kabupaten Berau berdasarkan kriteria ketat serta kesiapan mandiri pihak kampung dalam pengisian aplikasi penilaian. Setelah lolos verifikasi awal, berkas usulan diverifikasi di tingkat Provinsi Kaltim untuk mendapatkan rekomendasi resmi sebelum dikirimkan ke tingkat pusat.

Di kancah nasional, Kampung Dumaring bersaing sengit dengan ratusan desa wisata dari seluruh pelosok Indonesia hingga berhasil menembus 30 besar, sebelum akhirnya dikurasi kembali menjadi 15 besar nasional yang berhak menerima visitasi dan pembinaan langsung dari tim juri pusat.

“Keberhasilan Kampung Dumaring masuk dalam jajaran elit 15 besar desa wisata nasional ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi kampung-kampung lain di Berau untuk terus mengeksplorasi serta mengemas potensi lokal secara profesional dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/SETIAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *