Bupati Bulungan, Syarwani, menyebut dari total 70 produk UMKM asal Bulungan yang diajukan, sebanyak 30 produk dinyatakan lolos kurasi dan akan dipasarkan di Sarinah, Jakarta.
Peluncuran produk tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026 dan rencananya akan diresmikan langsung oleh Menteri UMKM.
“Saat ini sejumlah produk UMKM daerah telah lebih dulu masuk dan dipajang di Sarinah. Seperti cokelat dari kelompok tani di Antutan dan Pejalin, serta makanan olahan dari Mangkupadi,” ujar Syarwani, belum lama ini.
Menurutnya, proses kurasi menjadi tahapan penting untuk memastikan kualitas produk yang dipasarkan mampu bersaing di tingkat nasional.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga dihadapkan pada tantangan menjaga ketersediaan produk agar tetap berkelanjutan.
“Jangan sampai ketika dibutuhkan justru tidak tersedia. Ini yang sedang kita siapkan agar produk tetap ready stock,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan produksi dilakukan melalui koordinasi dengan dinas terkait, serta kelompok tani dan pelaku usaha, terutama untuk komoditas unggulan seperti cokelat.
Selain di Sarinah, Pemkab Bulungan juga mulai menjajaki pemasaran produk UMKM di sejumlah titik lain, termasuk bandara, agar dapat menjadi oleh-oleh bagi pengunjung yang datang ke daerah. (Muhammad Efendi)












