Ancam Sektor Wisata dan Keselamatan, Disbudpar Berau Desak Penanganan Segera Abrasi Pulau Derawan

Abrasi Pulau Derawan Ancam Pariwisata Berau. (IST)

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau menegaskan bahwa fenomena abrasi yang terus menggerus Pulau Derawan tidak hanya mengancam potensi pariwisata daerah, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa mengungkapkan, persoalan abrasi di destinasi wisata bahari unggulan tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Pihaknya pun telah berulang kali melayangkan laporan serta mengusulkan penanganan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hingga pemerintah pusat, namun hingga kini belum ada kejelasan tindak lanjut.

“Persoalan yang terjadi di Pulau Derawan ini bukan hanya soal pariwisata, tetapi sudah menyangkut persoalan kemanusiaan,” ujar Yudha, Kamis (24/9/2026).

Ia menekankan, pemangku kebijakan harus melihat situasi ini dari sudut pandang yang lebih luas. Menggingat Pulau Derawan dihuni oleh banyak warga lokal, ancaman abrasi yang kian parah menuntut adanya perhatian dan intervensi serius dari berbagai tingkat pemerintahan, sebelum menimbulkan dampak yang lebih buruk bagi keselamatan warga dan kelangsungan ekosistem pariwisata.

“Banyak masyarakat terdampak. Kalau sampai semakin parah, tentu akan membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Dirinya berharap, agar Pemerintah Provinsi dan Pusat bisa segera mengambil tindakan terukur, menyikapi persoalan pulau Derawan tersebut.

“Kami berharap agar ini bisa segera ditindaklanjuti. Karena memang sudah berulang kali kami sampaikan persoalan ini,” tandasnya. (SETIAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *