
Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat upaya menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Sebanyak 95 aparatur kampung dari Kecamatan Batu Putih dan Bidukbiduk menjalani tes urine di Kantor Kecamatan Batu Putih, Selasa (11/8/2026).
Tes urine tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Kampung Bebas Narkoba menuju Kampung Bersih dari Narkoba (BERSINAR). Langkah ini sekaligus menjadi upaya deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan tingkat kampung.
Wakil Bupati Berau, Gamalis menegaskan, kegiatan tidak sekadar memenuhi kebutuhan administratif. Pemeriksaan menjadi langkah preventif untuk memastikan aparatur pemerintahan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Lanjutnya, aparatur kampung memiliki posisi strategis sebagai pelayan masyarakat sekaligus menjadi contoh di lingkungan masing-masing. Karena itu, integritas aparatur harus dibangun tidak hanya dari sisi kinerja, tetapi juga dengan memastikan lingkungan pemerintahan terbebas dari narkoba.
“Kita sebagai pelayan masyarakat merupakan contoh bagi masyarakat, sehingga kita harus menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Ia menilai, upaya pemberantasan dan pencegahan narkoba perlu menjadi perhatian bersama. Pasalnya, peredaran narkotika semakin kompleks dan dapat menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda dan pelajar.
Gamalis menyebut, kondisi tersebut menuntut keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, aparat penegak hukum hingga keluarga. Kolaborasi diperlukan untuk membangun sistem pencegahan yang kuat, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi. Pencegahan harus dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan dengan memperkuat kesadaran masyarakat serta aparatur pemerintahan.
“Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat bahwa kita sebagai pelayan masyarakat bersih dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (ADV//TRI/ARIE)












