Perum Bulog Kantor Cabang Bulungan Percepat Distribusi Pangan ke Pedalaman

Stok beras yang disimpan di gudang Bulog Bulungan.

Perum Bulog Kantor Cabang Bulungan memastikan pembangunan gudang penyimpanan beras di Kabupaten Malinau mulai berjalan pada 2026, untuk memperkuat distribusi cadangan pangan pemerintah di wilayah pedalaman Kalimantan Utara.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bulungan, Oktavianur, mengatakan saat ini pembangunan masih berada pada tahap proses hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Malinau.

“Masih proses hibah, tetapi anggarannya sudah berjalan tahun ini. Otomatis pembangunannya akan berjalan tahun ini,” ujar Oktavianur, belum lama ini.

Ia menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk pembangunan gudang tersebut memiliki luas sekitar 1,7 hektare, dengan kapasitas penyimpanan mencapai 1.000 ton beras.

Menurutnya, keberadaan gudang di Malinau menjadi langkah penting untuk mendekatkan distribusi cadangan pangan pemerintah ke wilayah pedalaman yang selama ini masih bergantung pada pengiriman dari Tanjung Selor.

Selama ini, distribusi beras menuju Malinau dilakukan dari gudang Bulog di Bulungan. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien, karena membutuhkan waktu pengiriman cukup lama serta biaya angkut yang tinggi.

Ia mengatakan pembangunan gudang di Malinau diharapkan dapat mempercepat distribusi pangan, sekaligus membantu menekan biaya logistik di daerah tujuan.

Selain untuk kebutuhan distribusi pangan, gudang tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat cadangan logistik saat terjadi kondisi darurat maupun bencana alam di wilayah Malinau dan Kabupaten Tana Tidung.

Menurut Oktavianur, lokasi Malinau dinilai lebih strategis untuk menjangkau sejumlah wilayah pedalaman dibandingkan distribusi langsung dari Bulungan.

“Kalau nanti ada bencana di daerah KTT atau Malinau, antisipasinya akan lebih cepat karena jaraknya lebih dekat,” ungkapnya.

Ia menyebut, pembangunan gudang tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan pemerintah di Kalimantan Utara, khususnya pada wilayah yang memiliki akses distribusi cukup jauh.

Saat ini, Bulog Bulungan masih menjadi pusat distribusi cadangan pangan pemerintah untuk sejumlah daerah di Kalimantan Utara, termasuk Malinau dan Tana Tidung. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *