Tiga Hari, Transaksi Capai Rp2,3 Miliar

Lomba perahu panjang yang meramaikan Festival Sungai Kayan, pekan lalu.///antara foto

Festival Sungai Kayan yang digelar dalam rangka perayaan HUT ke-66 Kabupaten Bulungan dan ke-236 Kota Tanjung Selor, turut berdampak terhadap pelaku usaha di Bumi Tenguyun.

Perputaran uang selama tiga hari pelaksanaan Festival Sungai Kayan (14-17 Oktober 2026), itu disebut Bupati Bulungan Syarwani, mencapai Rp2,3 miliar.

“Perputaran uang tersebut berdasarkan laporan dari dinas teknis dan panitia penyelenggara Festival Sungai Kayan Tahun 2026,” kata Syarwani, dikutip dari Antara, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, Festival Sungai Kayan yang agenda utamanya adalah lomba dayung tradisional tersebut, diikuti kurang lebih 3.500 pedayung, dengan jumlah perahu terdaftar sebanyak 122 pendaftar.

Dengan jumlah ribuan pedayung dan banyaknya pengunjung, kata Syarwani, berdampak terhadap usaha, baik makanan dan minuman maupun penginapan atau hotel. Karena ada peserta yang bahkan berasal dari luar Kaltara.

“Tidak kurang tercatat lebih dari 200 para pengusaha UMKM yang ikut terlibat, baik yang berada dari sisi Tanjung Selor, maupun juga para pengusaha UMKM yang berada di sisi Tanjung Palas,” kata Syarwani.

Dengan antusias peserta dan penonton, serta perputaran uang yang cukup besar, ke depan Festival Sungai Kayan akan tetap digelar. Bahkan, akan dikemas lebih baik lagi, sehingga berdampak terhadap perekomian dan menarik wisatawan.

“Festival Sungai Kayan ini juga sebagai bagian daripada upaya Pemkab Bulungan merawat semangat persatuan, kekompakan, dan menumbuhkan semangat silaturahmi, sesuai makna Tenguyun (gotong royong) di Kabupaten Bulungan,” ujarnya. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *