PEMKAB Berau mempercepat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya dengan menyiapkan dukungan anggaran melalui Belanja Tak Terduga (BTT) untuk memperkuat operasional tim di lapangan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengatakan, saat ini pihaknya tengah memproses berbagai dokumen administrasi yang diperlukan untuk mengakses dana BTT. Langkah tersebut dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Berau sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi karhutla.
Menurut Said, Pemkab Berau juga terus menelaah regulasi yang ada agar dukungan anggaran dapat direalisasikan secepat mungkin. Dengan demikian, kebutuhan tim gabungan dalam penanganan karhutla dapat segera terpenuhi.
“Meskipun belum berstatus bencana, kami tetap menelaah jika ada kemungkinan lain tanpa harus menunggu penetapan status bencana tersebut, guna mempercepat pencairan BTT,” ujar Said.
Ia menegaskan, dukungan anggaran tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga kelancaran operasional petugas yang bekerja di garis depan. Terlebih, intensitas kebakaran yang terjadi membuat kebutuhan sarana dan prasarana terus meningkat.
Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk armada. Selain itu, anggaran juga dipersiapkan untuk mendukung perawatan dan pemeliharaan kendaraan pemadam yang digunakan dalam operasi penanganan karhutla.
Armada milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau terus dikerahkan untuk menangani titik-titik kebakaran.
Said menyebut percepatan dukungan anggaran menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan petugas tetap dapat menjalankan tugas secara optimal.
“Pada dasarnya, itu untuk teman-teman kami yang sedang berjuang di garis depan memadamkan kobaran api,” tandasnya. (SETIAWAN)












