Dinas Kesehatan Bulungan mencatat, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada triwulan I 2026, mencapai 8.420 kasus. Namun, mengalami penurunan dalam tiga bulan terakhir. (Selengkapnya lihat infografis)
Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono, banyaknya warga yang terserang ISPA pada periode tersebut, bertepatan dengan musim pancaroba. Dengan demikian, ISPA sebagai salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan.
“Pada musim pancaroba, penularan ISPA cenderung lebih cepat dan masuk dalam 10 besar penyakit di Bulungan,” ujar Imam, Selasa (14/4/2026).
Ia menyebut, penularan ISPA berisiko tinggi terjadi di lingkungan dengan interaksi tinggi seperti sekolah.
“Anak-anak sekolah menjadi salah satu kelompok yang rentan, karena aktivitasnya yang banyak berinteraksi,” ungkapnya.
Untuk menekan penyebaran, masyarakat diimbau menerapkan langkah pencegahan, terutama dengan menggunakan masker saat mengalami gejala sakit.
“ISPA menular melalui udara seperti saat batuk, bersin, maupun berbicara. Penggunaan masker penting untuk mencegah penularan,” kata Imam.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh, agar tetap sehat selama musim pancaroba. (Muhammad Efendi)












