Gelontorkan Rp 20 Miliar, Benahi Drainase untuk Tekan Banjir di Pusat Kota

Situasi banjir ketika hujan deras di wilayah Bedungun, Kabupaten Berau. (IST)

UPAYA Pemerintah Kabupaten Berau mengatasi banjir dan genangan di kawasan perkotaan Tanjung Redeb terus digenjot. Tahun ini, anggaran sebesar Rp 20 miliar dikucurkan untuk memperbaiki dan menghubungkan sistem drainase di sejumlah titik rawan.

Langkah tersebut difokuskan pada ruas jalan utama yang selama ini kerap tergenang saat hujan deras, seperti Jalan Singkuang, Jalan Murjani III, hingga Jalan Gatot Subroto. Genangan di kawasan ini tak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga memicu risiko banjir di pusat kota.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata mengatakan, persoalan genangan tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis wilayah yang memiliki daerah tangkapan air cukup luas.

Di kawasan Murjani III misalnya, wilayah tersebut masuk dalam sub daerah aliran sungai seluas sekitar 218 hektare. Luasan ini menjadi yang terbesar kedua setelah kawasan Kedaung yang mencapai 455 hektare.

“Besarnya daerah tangkapan air membuat debit limpasan meningkat signifikan saat hujan deras. Jika jaringan drainase belum terhubung secara optimal, genangan hampir pasti terjadi,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Menurut Hendra, Pemkab Berau telah melakukan penanganan di beberapa kawasan lain, seperti di Jalan Agustinus dan Jalan Diponegoro. Namun, untuk kawasan Singkuang, pengerjaan masih berlangsung bertahap dan menjadi prioritas utama saat ini. Pembangunan drainase di kawasan Singkuang telah dimulai sejak tahun lalu, tetapi belum tuntas. Salah satu kendalanya adalah belum tersambungnya jaringan drainase hingga ke bagian hilir.

Kondisi ini dipengaruhi adanya jalur penyeberangan sementara saat proses rehabilitasi Jembatan Sambaliung, yang menghambat penyelesaian konektivitas drainase di bagian muara.

“Tahun ini kami fokus menuntaskan interkoneksi drainase yang sempat terhambat. Proses tender sudah selesai dan segera masuk tahap pelaksanaan,” tutupnya. (MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *