AKTIVITAS penerbangan di Bandar Udara Kalimarau, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sempat lumpuh akibat kabut asap pekat yang kembali menyelimuti wilayah tersebut sejak Minggu (4/10/2026) sore.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabari mengungkapkan, kabut asap mulai turun dan mengganggu jarak pandang penerbangan sejak pukul 16.00 WITA.
“Sejak tanggal 4 Oktober pukul 16.00 WITA, asap mulai turun sehingga memengaruhi penurunan jarak pandang,” ujarnya saat dikonfirmasi Disway Kaltim, Senin (5/10/2026).
Patah merinci, kondisi jarak pandang pada sore hari tersebut merosot hingga 1.200 meter. Situasi bahkan terpantau semakin memburuk ketika memasuki waktu malam hari, sehingga tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan untuk pendaratan maupun keberangkatan pesawat.
Dampak dari penurunan jarak pandang ekstrem ini dirasakan langsung oleh maskapai penerbangan komersial. Patah menyebutkan, penerbangan maskapai Super Air Jet dengan rute Balikpapan (BPN) menuju Berau (BEJ) yang dijadwalkan menginap (Remain Over Night/RON) terpaksa mengalami penundaan (postponed).
Kendati sempat mengalami penundaan akibat cuaca buruk dan jarak pandang yang terbatas, situasi berangsur membaik hari ini. Pesawat maskapai tersebut akhirnya baru dapat melanjutkan penerbangan dan diberangkatkan kembali pada Senin, 5 Oktober 2026 setelah kondisi cuaca dinyatakan aman untuk penerbangan.
“Jadi memang ini diluar kendali. Kondisi ini dipengaruhi cuaca, menyebabkan sejumlah penumpang harus mengalami keterlambatan penerbangan,” tandasnya. (SETIAWAN)












