Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Bulungan alami peningkatan dalam sepekan terakhir. Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pihak Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Tanjung Selor mencatat sebanyak 50 warga yang alami ISPA.
“Mayoritas pasien datang dengan gejala ringan sehingga penanganan diberikan secara rawat jalan dan tidak memerlukan perawatan intensif,” kata Direktur RSD Sormarno Sostroatmodjo Tanjung Selor, dr. Widodo, dikutip dari Antara, Rabu (2/9/2026).
Ia menyarankan agar masyarakat mencukupi kebutuhan cairan agar tidak dehidrasi, serta mengonsumsi makanan bergizi. Terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, penderita penyakit jantung, anak-anak, dan penderita hipersensitif seperti asma alergi.
“Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat karhutla ini, masyarakat batasi aktivitas di ruang terbuka, dan jika terpaksa keluar rumah, agar mengenakan masker untuk mencegah inhalasi (terhirupnya) polutan asap kebakaran,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Hubungan Masyarakat RSD dr Soemarno Sostroatmodjo, dr. Heriyadi Suranta menambahkan pihaknya siap menangani rujukan kasus penyakit dampak dari asap karhutla.
Namun jika ada kasus nongawat darurat, ia menyarankan terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan pertama dan terdekat, yakni puskesmas. Jika ada indikasi perlu perawatan intensif, maka langsung dirujuk ke rumah sakit. (fen)












