Percepatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) kabupaten/kota di Kalimantan Utara (Kaltara) masih jauh dari target sebesar 80,07 persen pada tahun 2026 ini.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam Forum Rapat Pembahasan Percepatan UCJ di Ballroom Hotel Luminor, Kamis (11/6/2026), Kota Tarakan dengan capaian 55,20 persen, Kabupaten Nunukan sebesar 40,61 persen, Kabupaten Bulungan 39,04 persen, Kabupaten Malinau 22,45 persen, dan Kabupaten Tana Tidung 20,95 persen.
Untuk itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, guna mencapai target UCJ.
Denny menilai, capaian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing kabupaten dan kota menjadi dasar penting dalam menyusun strategi percepatan yang lebih efektif.
“Rapor capaian ini adalah peta kerja kita. Ada daerah yang progresnya sudah berjalan baik, namun ada beberapa wilayah yang performanya masih membutuhkan dorongan, serta intervensi kebijakan yang lebih agresif,” kata Denny, dikutip dari laman Diskominfo Kaltara.
Menurutnya, seluruh daerah masih memiliki ruang yang cukup besar untuk meningkatkan cakupan perlindungan pekerja sesuai target yang telah ditetapkan.
Daerah dengan capaian yang masih rendah, disarankan memperkuat intervensi kepada pekerja sektor informal dan kelompok pekerja rentan di wilayah perdesaan.
Pemerintah kabupaten pun dapat memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan, termasuk dana bagi hasil (DBH) sawit dan DBH reboisasi, guna mendukung kepesertaan jaminan sosial bagi petani, nelayan, dan masyarakat adat.
Sementara itu, untuk wilayah perkotaan seperti Tarakan dan Bulungan, ia mendorong penguatan regulasi melalui optimalisasi persyaratan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam berbagai aktivitas usaha dan proyek pembangunan.
Denny menekankan bahwa perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat pekerja. (fen)












