YASEL Ban Makal (47) warga Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung, dilaporkan hilang di perairan Sungai Kelay, Rabu (14/10/2026).
Kapolsek Sambaliung, Iptu Agus Riyadi mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan pertama kali oleh Kepala Dusun Nyapa Indah, Rustam, ke pihak Polsek Sambaliung pada Kamis (15/10/2026) pagi, usai menerima aduan dari pihak keluarga korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Rabu (14/10/2026) malam sekira pukul 18.00 WITA. Saat itu, istri korban, Yuliana Kamai, menunggu kepulangan suaminya yang beraktivitas menggunakan perahu ketinting di perairan Sungai Kelay. Namun hingga pukul 19.00 WITA, korban tak kunjung tiba di rumah.
Kepanikan keluarga berlanjut hingga Kamis pagi karena korban tak juga kembali. Istri korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun untuk meminta bantuan. Sekira pukul 07.00 WITA, sejumlah warga Kampung Long Lanuk berinisiatif melakukan penyisiran awal menggunakan perahu ketinting di sepanjang aliran Sungai Kelay.
Dalam pencarian tersebut, warga menemukan perahu ketinting milik korban di kawasan hilir Nyapa Indah, Kampung Long Lanuk, dalam keadaan sudah terbalik tanpa keberadaan korban. Mendapat temuan tersebut, warga langsung mengerahkan bantuan tambahan dan berkoordinasi dengan aparat berwajib.
Pukul 12.00 WITA, tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Pemerintah Kampung, serta masyarakat setempat turun ke lokasi untuk melakukan pencarian secara masif di sepanjang aliran perairan Sungai Kelay.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan pelapor, korban diketahui dalam kondisi sehat serta tidak memiliki riwayat penyakit sebelum kejadian. Meski perahu korban ditemukan terbalik, kepolisian belum dapat memastikan secara pasti penyebab hilangnya korban lantaran tidak ada saksi mata yang melihat langsung detik-detik kejadian.
Hingga Kamis sore pukul 17.30 WITA, upaya penyisiran oleh tim gabungan dan warga sekitar belum membuahkan hasil. Proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan di sekitar titik ditemukannya perahu dan sepanjang aliran Sungai Kelay.
“Ya sampai saat ini proses pencarian masih berlangsung,” pungkasnya. (SETIAWAN)












