Sumur Tua Bunyu Tambah Pasokan Energi Nasional

Salah satu sumur minyak yang berada di Pulau Bunyu.///IST

PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil optimalisasi Sumur BN-38, dengan menghasilkan produksi mencapai 733 barel per hari (BOPD), serta gas sekitar 0,52 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Optimalisasi sumur minyak dan gas (migas) tua yang telah puluhan tahun beroperasi di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, itu pun berhasil menambah pasokan energi nasional.

“PEP Bunyu Field beroperasi pada wilayah kerja yang telah memasuki fase lapangan mature/tua,” ujar General Manager Zona 10, Dharmapala, dikutip dari Antara, Selasa (6/10/2026).

Dijelaskan, optimalisasi atau pemanfaatan sumur tua tersebut dilakukan melalui kegiatan perawatan, perbaikan, atau pengelolaan, untuk mempertahankan, memperbaiki, atau meningkatkan produktivitas sumur.

“Sumur migas yang telah beroperasi puluhan tahun masih memiliki peluang memberikan tambahan produksi, apabila ditangani berdasarkan evaluasi teknis dan data yang memadai,” bebernya.

Perusahaan pun terus berupaya mempertahankan kinerja produksi, sekaligus meningkatkan perolehan minyak dan gas bumi.

“Minyak dan gas di Sumur BN-38 membuka potensi tambahan produksi minyak dan gas nasional” tambah Senior Manager Bunyu Field, Ruri Heriandi.

Lanjutnya, keberhasilan produksi menjadi indikator masih terdapat peluang mengoptimalkan sumur migas tua melalui pendekatan teknis yang tepat, dan bisa bertahan dalam waktu panjang.

“Upaya pemanfaatan atau optimalisasi sumur migas tua diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan produksi dari Lapangan Bunyu, serta berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi dan penguatan ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *