Bupati Bulungan, Syarwani, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program pembangunan tahun anggaran 2026.
Karena berdasarkan data realisasi sejumlah kegiatan masih belum mencapai 50 persen. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian, mengingat waktu pelaksanaan program yang tersisa semakin terbatas.
“Saya sudah menugaskan para asisten dan dalam minggu ini kita akan segera melaksanakan rapat koordinasi pengendalian pembangunan yang dipimpin langsung oleh masing-masing asisten sesuai bidangnya,” ujar Syarwani, Rabu (17/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan agar evaluasi terhadap pelaksanaan program lebih fokus dan kendala yang dihadapi setiap perangkat daerah dapat segera diketahui.
“Saya berharap rakordal dilaksanakan secara parsial sesuai bidang asistennya masing-masing sehingga kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas terkait progres pembangunan,” ungkapnya.
“Kemudian, saya minta teman-teman camat dan kepala perangkat daerah harus benar-benar hadir dan mengikuti proses evaluasi ini. Kita ingin melihat sejauh mana capaian program selama satu semester di tahun 2026,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), pelaksanaan pengadaan untuk sekitar 3.000 kegiatan yang telah dialokasikan pada tahun ini masih belum mencapai separuh dari target.
“Saya mendapatkan update dari UKPBJ, dari kurang lebih 3.000 kegiatan program yang kita alokasikan di tahun 2026, belum sampai 50 persen yang sudah kita eksekusi melalui penyediaan maupun pengadaan,” katanya.
Meski demikian, ia menilai masih terdapat cukup waktu untuk mempercepat pelaksanaan program, mulai dari proses pengadaan hingga pekerjaan fisik di lapangan.
Ia berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat dituntaskan sebelum akhir tahun anggaran. Pemkab Bulungan menargetkan seluruh kegiatan selesai paling lambat pada 20 hingga 25 Desember 2026. (Muhammad Efendi)












