Produk Lokal Siap Tampil, Harganas Kaltim 2026 di Berau Jadi Ajang Promosi

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu. (Dok.Disway Kaltim)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau memanfaatkan momentum perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan dipusatkan di Kabupaten Berau pada 29 Juni 2026 sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai produk unggulan masyarakat kampung yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Kegiatan yang akan dihadiri peserta dan tamu dari berbagai daerah di Kalimantan Timur itu dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kampung kepada khalayak yang lebih luas. Melalui ajang tersebut, pemerintah berharap produk-produk lokal dapat semakin dikenal dan membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha di tingkat kampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah produk hasil usaha BUMK untuk ditampilkan dalam rangkaian kegiatan Harganas ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, keikutsertaan produk BUMK dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi masyarakat kampung sekaligus upaya memperkenalkan hasil karya warga kepada para tamu yang hadir.

“Nanti kami akan tampilkan beberapa hasil produksi Badan Usaha Milik Kampung (BUMK),” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Tenteram menjelaskan, tidak seluruh pelaku usaha dari kampung dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Namun hal itu tidak menjadi kendala, karena produk unggulan mereka tetap akan dipamerkan sebagai representasi potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing kampung.

Dengan cara tersebut, masyarakat luar daerah maupun peserta kegiatan tetap dapat melihat dan mengenal hasil karya yang selama ini dikembangkan oleh pelaku usaha kampung di Kabupaten Berau.

“Walaupun mereka selaku pelaku usaha tidak hadir, minimal produk dan hasil karya mereka bisa kita tampilkan,” katanya.

Ia menilai konsep tersebut akan membuat pelaksanaan kegiatan lebih sederhana dan efisien tanpa mengurangi tujuan utama promosi. Selain itu, langkah tersebut juga memudahkan proses koordinasi dan persiapan menjelang pelaksanaan Harganas yang tinggal menghitung hari.

“Jadi lebih simple untuk nanti pelaksanaan dan kita harus siap,” pungkasnya. (TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *