Pemkab Pertimbangkan Tambah Sarpras Pemadam

Armada pemadam kebakaran milik Pemkab Bulungan.-muhammad efendi/disway kaltim

Pemerintah Kabupaten Bulungan mempertimbangkan penambahan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran hingga tingkat kecamatan, untuk memperkuat penanganan awal saat terjadi musibah.

Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan berbagai kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir, menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk menentukan bentuk dukungan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, penanganan kebakaran tidak bisa hanya bergantung pada petugas pemadam kebakaran dari tingkat kabupaten. Perlu keterlibatan masyarakat dan perangkat di tingkat desa, agar penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat.

“Sehingga upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran tidak hanya menunggu kehadiran petugas pemadam dari kabupaten,” ujar Syarwani, Senin (15/6/2026).

Ia menilai keberadaan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) di desa juga dapat diberdayakan, untuk membantu mitigasi maupun penanganan awal saat terjadi kebakaran maupun bencana lainnya.

Selain kesiapan sumber daya manusia, pemerintah daerah juga akan mempertimbangkan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di tingkat desa maupun kecamatan.

“Minimal ke depan bisa kita penuhi harapan masyarakat melalui penyediaan sarana pemadam kebakaran sederhana yang dapat digunakan untuk penanganan pertama ketika terjadi kebakaran,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, menyatakan pihaknya mendukung upaya penguatan sarpras pemadam kebakaran.

Namun, ujarnya, pengadaan sarpras tersebut perlu dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Menurutnya, wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi dapat menjadi prioritas dalam pemetaan kebutuhan sarpras pemadam kebakaran.

“Kalau memungkinkan tentu setiap kecamatan memiliki fasilitas pemadam kebakaran. DPRD mendukung upaya tersebut, tetapi pelaksanaannya perlu dilakukan secara bertahap,” katanya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *