Keluhan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) yang kesulitan memperoleh pekerjaan di kawasan industri Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, mendapat sorotan dari anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltara, Rahmawati.
Menurut Rahmawati, keberadaan kawasan industri harusnya memberi manfaat bagi masyarakat Kaltara. Salah satunya, memberikan peluang kerja yang luas bagi masyarakat Kaltara.
“Pak Gubernur (Zainal Arifin Paliwang) juga selalu memberi perhatian terhadap tenaga kerja lokal ini. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kampung sendiri, di wilayah kita sendiri,” ujar Rahmawati, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, telah menyampaikan langsung kepada pihak perusahaan, agar memberikan perhatian lebih terhadap warga Kaltara dalam perekrutan tenaga kerja.
Namun demikian, menurut Rahmawati, pihak perusahaan menyampaikan bahwa mereka masih membutuhkan tenaga teknisi dengan keterampilan tertentu. Sementara, ketersediaan tenaga kerja dengan keahlian tersebut di daerah dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan industri.
Ia menilai persoalan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama antara perusahaan dan pemerintah daerah, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Salah satu langkah yang diusulkan, yakni perusahaan dapat menyampaikan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja lebih awal, sehingga pemerintah daerah memiliki waktu untuk menyiapkan pelatihan bagi calon tenaga kerja lokal.
“Informasikan sejak awal, agar kita bisa memberikan pembekalan kepada anak-anak kita. Jangan sampai ketika perusahaan membutuhkan 50 tenaga teknisi, kita hanya bisa mengisi 10 atau 20 orang,” ungkapnya.
Rahmawati juga mendorong adanya koordinasi antara perusahaan di kawasan industri dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Dengan demikian, kebutuhan tenaga kerja industri dapat dipenuhi oleh tenaga kerja lokal yang telah dipersiapkan melalui pelatihan. (Muhammad Efendi)












