BUPATI Berau, Sri Juniarsih Mas meninjau beberapa proyek pembangunan yang pengerjaannya hampir rampung tahun ini, seperti pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, pengerjaan drainase di Jalan Kedaung, dan pembangunan gapura selamat datang di simpang kilometer 5 Jalan Gatot Subroto-Jalan Marsma Iswahyudi.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk komitmennya dalam menuntaskan 18 program prioritas pembangunan di Bumi Batiwakkal, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tadi kami sudah meninjau rumah sakit baru. Demikian juga dengan instalasi yang lain seperti air, listrik dan yang lainnya merupakan tanggung jawab kami,” ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Progres pengerjaan fisik RSUD baru hampir mencapai 100 persen dan akan rampung pada Desember 2024 mendatang. Dirinya berharap dengan hadirnya RSUD baru ini, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan serta kenyamanan bagi masyarakat.
“Insyaallah pembangunan rumah sakit baru itu akan selesai di bulan Desember tahun ini untuk fisiknya,” ucapnya.
Setelah meninjau RSUD baru, Bupati Sri lanjut meninjau progres pembangunan drainase di kawasan Jalan SMP. Bupati mengatakan, Pemkab Berau terus berupaya menuntaskan pengerjaan darinase di daerah-daerah yang rawan terjadi banjir. Sejak tahun 2021, pihaknya telah melakukan tahapan-tahapan terkait penanggulangan banjir di Kabupaten Berau. Dirinya yakin, pada tahun ini kawasan yang rawan terjadi banjir akan segera teratasi.
“Ini merupakan komitmen kami untuk menjadikan Berau menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera,” jelasnya.
Kemudian, dirinya juga meninjau gapura selamat datang yang terletak di simpang kilometer 5. Diakuinya, gapura tersebut merupakan inovasi dari pemerintah daerah. Selain gapura, juga dibangun videotron untuk menampilkan keindahan pariwisata yang ada di Kabupaten Berau, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Tentu ini merupakan sebuah informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama tamu-tamu yang datang untuk mengetahui dimana saja titik-titik pariwisata yang bisa dikunjungi,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)












