INFLASI year-on-year (YoY) di Kabupaten Berau pada Januari 2025 sebesar 0,28 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,94. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka inflasi di Bumi Batiwakkal.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyatakan bahwa Pemkab Berau sudah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi inflasi. Diantaranya adalah menggiatkan program penanaman sayur serta membuka toko penyeimbang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.
“Meski Berau memiliki tingkat ketahanan pangan yang tinggi, sayangnya ketersediaan pangannya memang belum memadai,” kata Said, Senin (17/2/2025).
Ketergantungan Berau pada pasokan dari luar daerah masih cukup tinggi, sehingga Pemkab Berau berencana memberikan bantuan stimulan kepada masyarakat, dengan harapan dapat memacu masyarakat untuk lebih giat dalam bertani dan mengembangkan usaha pertanian secara mandiri.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan sifatnya stimulan atau pemicu, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berusaha atau bertani agar mereka lebih mandiri dalam mencukupi kebutuhan pangan lokal.
“Program peningkatan produktivitas lokal ini diharapkan dapat berjalan dengan baik,” harapnya.
Menurutnya, apabila masyarakat Berau dapat mengoptimalkan potensi lahan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah, inflasi dapat ditekan, harga kebutuhan pokok lebih stabil, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
“Kami optimis Berau bisa menjadi daerah yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya di masa depan,” pungkasnya. (RIZAL)












