JUMLAH penumpang di Bandara Kalimarau mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar 24 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Badan Layanan Umum UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin.
“Jumlah penumpang hingga 15 April 2024 tercatat sebanyak 8.660 penumpang. Mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya 6.976 penumpang,” ujarnya, Senin (15/4/2024).
Dikatakannya, kenaikan terjadi dikarenakan hadirnya pesawat Narrow Body yang beroperasi di Bandara Kalimarau. Diketahui, pesawat tersebut memiliki kapasitas penumpang yang lebih besar, sehingga daya angkut pesawat mengalami peningkatan.
Selain itu, hadirnya pesawat Narrow Body dengan penerbangan langsung mengakibatkan penurunan harga tiket, sehingga daya beli masyarakat lebih meninggkat. Adapun total pesawat yang berangkat sejak Januari 2024 dengan tujuan Surabaya, Jakarta, Balikpapan, dan Samarinda yaitu sebanyak 102 pesawat.
“Yang beroperasi di Bandara kalimarau pada tahun 2023 hanya dilayani menggunakan ATR, sedangkan pada tahun 2024 terdapat penambahan jenis pesawat yang beroperasi yaitu jenis B737/A320 yang dioperasikan oleh Maskapai Batik Air,” ungkapnya.
Lanjut Ferdinan, untuk pengiriman kargo di Bandara Kalimarau pada awal tahun 2024 mengalami penurunan yaitu hanya sebesar 4.041 kilogram. Hal ini disebabkan tarif pengiriman barang melalui transportasi udara yang tidak kompetitif dibandingkan dengan transportasi darat dan laut.
“Semoga kedepan terjadi peningkatan,” harapnya.
Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan Konsolidor Ekspor dalam pengoperasian maskapai kargo guna meningkatkan produksi pengiriman kargo dari Berau dengan memberikan pelayanan pengiriman yang lebih kompetitif.
“Tentunya kami memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam pelayanan kargo dari Bandara Kalimarau,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)












