Tahun Ini, Berau Lakukan Penghitungan Inflasi

Kepala BPS Berau Supriyanto

Kepala BPS Berau, Supriyanto menuturkan, Berau akan melakukan penghitungan inflasi pada 2024 ini. Direncanakan pada Februari mendatang.

Menurutnya, baru dilakukan penghitungan inflasi pada tahun ini, dikarenakan persiapan untuk proses penghitungan membutuhkan proses yang lama.

“Komoditasnya kami mau lihat dulu. Komoditas apa dan berapa jumlahnya yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Berau,” kata Supriyanto, Kamis (4/1/2024).

Karena itu, lanjut Supriyanto, untuk merumuskan masalah inflasi di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau, dibutuhkan waktu panjang.

Saat ini, untuk di Kaltim, baru Samarinda dan Balikpapan yang dapat melakukan perhitungan angka inflasi tersebut.

“Jadi, awalnya kan kita cuma dua, yakni Balikpapan dan Samarinda. Tapi tahun 2024 ini, kalau tidak ada halangan itu akan ditambah Kabupaten Berau dan Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, menurut data nasional, inflasi tahunan pada 2023 sebesar 2,61 persen, didorong oleh inflasi seluruh komponen. Komponen inti tahunan mengalami inflasi sebesar 1,80 persen. Adapun dari data BPS Pusat, komponen ini memberikan andil 1,1 persen.

“Komoditas yang dominan antara lain emas perhiasan, biaya sewa rumah, biaya kontrak rumah, gula pasir, dan upah ART,” ungkapnya.

Kemudian, BPS juga mencatat komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 1,72 persen. Komponen ini memberikan andil sebesar 0,32 persen.

“Komoditas yang dominan selama setahun terakhir adalah harga rokok kretek filter, tarif angkutan udara dan rokok putih,” ujarnya. (rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *