Subsektor Hortikultura di Kaltara Melejit, BPS Kaltara Mencatat Adanya Kenaikan NTP Sebesar 0,35 Persen

NTP Kaltara alami kenaikan pada Februari 2026.

BADAN Pusat Statistik (BPS) Kaltara mencatat adanya kenaikan nilai tukar petani (NTP) sebesar 0,35 persen, dari 116,68 pada Januari menjadi 117,09 pada Februari 2026.

Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, mengatakan kenaikan NTP tersebut menunjukkan adanya peningkatan daya beli petani. Hal itu terjadi karena harga komoditas yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan harga yang harus mereka bayarkan.

Berdasarkan pemantauan BPS terhadap harga di wilayah perdesaan, kenaikan NTP pada Februari 2026 terutama didorong oleh meningkatnya kinerja beberapa subsektor pertanian.

Subsektor tanaman hortikultura mencatat kenaikan tertinggi dengan peningkatan NTP sebesar 1,25 persen. Disusul subsektor tanaman perkebunan rakyat yang naik 1,16 persen serta subsektor peternakan yang meningkat 0,21 persen.

“Sebaliknya, dua subsektor lainnya mengalami penurunan. NTP pada subsektor tanaman pangan turun 0,13 persen, sedangkan subsektor perikanan turun 0,23 persen,” kata Mustaqim, belum lama ini.

Selain NTP, lanjutnya, indeks harga yang diterima petani (It) pada Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen, dari 135,71 pada Januari menjadi 136,27.

Kenaikan itu dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas pada subsektor hortikultura, perkebunan rakyat, serta peternakan.

Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani (Ib) tercatat naik tipis sebesar 0,07 persen dari 116,31 menjadi 116,38.

Ia mengatakan, kenaikan Ib dipengaruhi oleh meningkatnya Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,08 persen, sedangkan Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,01 persen.

Secara umum, perkembangan tersebut menunjukkan kondisi ekonomi petani di Kalimantan Utara pada Februari 2026 mengalami perbaikan, seiring meningkatnya harga komoditas pertanian yang diterima petani dibandingkan biaya yang mereka keluarkan. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *