TANJUNG SELOR, NOSAKALTARA – Penyidik Polresta Bulungan masih mendalami kecelakaan speedboat Iqzza Ekspress di Sungai Temangga, beberapa waktu lalu.
Penyidik akan melakukan gelar perkara, untuk menetapkan apakah kecelakaan speedboat yang merenggut enam korban jiwa, itu ada unsur pidana.
Kapolresta Bulungan, AKBP Rofikoh Yunianto melalui PS Kasi Humas Ipda Magdalena Lawai, mengatakan saat ini motoris telah dilakukan pemeriksaan.
“Ada dua motoris yang kita periksa. Karena kebetulan ada dua speedboat, kan. Termasuk pemilik speedboat juga sudah kita mintai keterangan,” kata Magdalena, Jumat (14/2/2025).
Sejauh ini, pihaknya belum dapat memastikan apakah kecelakaan speedboat tersebut diakibatkan overload atau melebihi kapasitas jumlah penumpang. Karena pihaknya belum mendapatkan data manifest dari pihak yang berwenang.
“Kalau overload, kami belum bisa pastikan. Karena data manifest secara resmi belum ada. Namun, kalau data berdasarkan keterangan saksi sampai saat ini berjumlah 50 orang (penumpang),” ujarnya.
Termasuk juga penyebab kecelakaan tersebut, kata Lena, belum dapat dipastikan. Namun, berdasarkan keterangan saksi dan motoris, diduga kecelakaan terjadi, karena menabrak kayu yang menyebabkan speedboat terbalik.
“Tapi nanti kita tunggu keterangan saksi ahli. Untuk sementara, kita masih akan terus dalami penyebab kecelakaan itu,” ujarnya. (Alan)












