PROYEK pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Kabupaten Berau kini mulai difokuskan di kawasan perkotaan. Lampu jalan yang sebelumnya bersumber dari listrik PLN, bertahap diganti dengan PJU-TS. Pekerjaan dimulai dari kawasan sekitar Kantor Bupati Berau berlanjut hingga ke depan Masjid Agung Baitul Hikmah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, program pemasangan PJU tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari pemerataan pembangunan. Menurutnya, keberadaan lampu jalan yang memadai akan berdampak positif pada berbagai sektor, termasuk pariwisata.
“Kami ingin seluruh daerah terang, termasuk kawasan wisata. Ini penting untuk kenyamanan dan keamanan,” tutur Bupati Sri Juniarsih, Minggu (5/10/2025).
Ia menilai penerangan jalan di objek wisata juga akan meningkatkan daya tarik bagi pengunjung. Dengan kondisi jalan yang terang, wisatawan bisa lebih nyaman saat beraktivitas di malam hari, dan masyarakat juga merasakan manfaat langsung dari peningkatan fasilitas tersebut.
“Selain meningkatkan rasa aman, penerangan yang baik juga dapat menjadi pendukung tumbuhnya ekonomi di sekitar kawasan wisata,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Berau, Noor Hasani menyebutkan, pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung secara bertahap. Pihaknya menargetkan lebih dari 100 tiang PJU-TS dengan lengan ganda bisa terpasang di sepanjang jalan protokol.
“Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan hingga akhir 2025 mendatang,” bebernya.
Proyek serupa sebelumnya juga sudah menyasar beberapa kampung di Berau. Sekarang, fokusnya di kawasan perkotaan karena di area perkampungan sudah lebih dulu dibangun.
“Memang butuh diganti dengan teknologi yang mutakhir agar lampu jalan tersebut lebih panjang umur,” ujarnya.
“Kami memastikan pengerjaan bisa berjalan maksimal agar masyarakat segera merasakan manfaat penerangan jalan yang lebih baik,” pungkasnya. (ADV/RIZAL)












