Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis

Sekda Berau, Muhammad Said

UNTUK memenuhi kebutuhan dokter khususnya dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai dan Rumah Sakit Pratama (RSP) Talisayan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa kedokteran.

“Sudah ada beberapa penerima beasiswa yang lulus dan kembali ke Berau sebagai dokter muda,” ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, Senin (1/7/2024).

Namun, yang menjadi kendala adalah bagaimana agar dokter-dokter muda yang telah lulus tersebut bisa betah mengabdi di Kabupaten Berau. Apalagi, saat ini, Pemkab Berau tengah membangun rumah sakit baru dan melakukan pengembangan RSUD dr Abdul Rivai.

“Jangan sampai ketika rumah sakit baru sudah selesai, tapi tenaga kesehatan masih kurang. Terlebih dokter spesialis,” ucapnya.

Untuk itu dirinya turut mendorong dokter-dokter muda yang sebelumnya mendapatkan beasiswa, bisa melanjutkan pendidikan menjadi dokter spesialis. Pihaknya juga tengah mengupayakan program beasiswa untuk dokter yang ingin mengambil spesialis. Khususnya bagi dokter-dokter yang memang asli warga Bumi Batiwakkal.

“Tak hanya beasiswa dari Pemkab Berau, ada juga beasiswa dari luar yang bisa didapatkan dokter muda di Kabupaten Berau untuk mengambil jenjang dokter spesialis,” bebernya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Berau, Halijah Yasin mengatakan bahwa, pihaknya sangat berharap pemerintah daerah menyediakan beasiswa untuk dokter spesialis.

“Kita ada beasiswa bagi putra putri Kabupaten Berau hanya dokter umum saja bukan spesialis. Sejauh ini untuk dokter spesialis belum pernah ada,” ujarnya.

Selama ini beasiswa dokter spesialis hanya dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau dari Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan tidak ada dari pemerintah daerah.

“Apalagi kan kita sedang membangun rumah sakit, harapan saya kepada dokter umum yang sudah ada dan asli putra putri Berau bisa diberi beasiswa. Agar ketika pembangunan rumah sakit sudah rampung, dokternya juga sudah ada,” bebernya.

“Dokter spesialis itu tentu sangat kita butuhkan. Mengingat ada pengembangan RSUD Abdul Rivai juga kemudian ada pembangunan RS baru dan RSUD Talisayan yang membutuhkan dokter spesialis,” tambahnya. (SAHRUDDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *