Penguatan Ekonomi Berbasis Industri Kreatif Kampung, Pemkab Berau Perkuat Produk Tenun dan Batik

Pelatihan membatik di Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung. (Rizal/Disway Kaltim)

TAHUN ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menyiapkan strategi penguatan ekonomi berbasis industri kreatif kampung, dengan menjadikan sektor tenun dan batik sebagai salah satu motor pertumbuhan usaha mikro dan kecil.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengungkapkan, pihaknya telah menjadwalkan pelatihan tenun di Kampung Sukan.

“Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang berorientasi pasar,” kata Eva, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, untuk pesertanya bisa berasal dari kampung lainnya, tidak harus dari satu kampung saja. Selain itu, Diskoperindag Berau juga menyiapkan pelatihan membatik sebagai langkah memperluas basis industri kecil dan menengah di wilayah kampung. Menurutnya, produk tenun dan batik memiliki nilai tambah ekonomi karena memadukan unsur budaya dan potensi komersial yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

“Tetapi, realisasi program ini sangat bergantung pada inisiatif pemerintah kampung,” ujarnya.

Pihaknya pun meminta kampung yang memiliki potensi industri tenun atau batik untuk mengajukan surat permohonan resmi sebagai dasar perencanaan kegiatan. Pengajuan ini akan menjadi dasar Diskoperindag untuk mengusulkan program ke Bapelitbang agar masuk dalam perencanaan anggaran daerah 2026.

“Kami berharap, program ini menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kampung sekaligus memperkuat identitas produk lokal Berau,” pungkasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *