KABUPATEN Berau termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Kabupaten ini memiliki keunggulan berupa 12 kampung wisata dan 276 daya tarik wisata yang meliputi wisata alam, wisata buatan, dan wisata budaya yang tersebar di kawasan darat serta laut.
Selain itu, Berau juga menawarkan 10 destinasi wisata unggulan, salah satunya adalah Pulau Maratua, yang sudah dikenal sebagai tujuan wisata favorit baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menyadari potensi pariwisata yang begitu besar ini, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha-usaha berbasis pariwisata dan pemanfaatan kearifan lokal. Menurutnya, sektor pariwisata di Berau tidak hanya menjanjikan peningkatan ekonomi, tetapi juga pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas daerah.
“Kami sangat optimis bahwa sektor pariwisata mampu menjadi sektor unggulan bagi daerah, terutama dengan semakin berkembangnya fasilitas-fasilitas penginapan,” ungkap Said pada Jumat (11/10/2024).
Dia juga menambahkan bahwa Kabupaten Berau telah dilengkapi dengan infrastruktur transportasi yang mendukung, salah satunya adalah keberadaan bandara dengan standar internasional di wilayah Berau. Selain itu, di Pulau Maratua sendiri juga terdapat sebuah bandara yang dapat mengakomodasi kebutuhan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Fasilitas-fasilitas ini menjadi pendukung utama dalam meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Berau, terutama ke Pulau Maratua yang menjadi ikon pariwisata daerah.
Untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki, Pemkab Berau juga melakukan berbagai upaya kolaborasi dengan sejumlah pihak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang melihat potensi besar Berau dalam mengembangkan sektor pariwisata. Kolaborasi dan dukungan ini dianggap penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan daya tarik wisata yang ada.
Sebagai tindak lanjut dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, Pemkab Berau juga aktif melakukan program capacity building. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pembekalan serta meningkatkan pemahaman para perangkat daerah dalam melaksanakan konsep ekonomi biru, khususnya di Pulau Maratua.
“Ini adalah bukti nyata keseriusan dan konsistensi kita dalam upaya memaksimalkan potensi yang ada, sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Said.
Tidak hanya itu, komitmen Pemkab Berau juga terlihat dari berbagai agenda kepariwisataan yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir. Agenda-agenda ini tidak hanya fokus pada promosi wisata, tetapi juga pada upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat di sektor pariwisata.
“Kami berharap, melalui berbagai kegiatan dan program yang telah kami jalankan, kapasitas SDM di Berau dapat terus meningkat, sehingga mampu memajukan sektor pariwisata dan juga perekonomian, terutama di Pulau Maratua,” tutupnya.
Dengan komitmen yang kuat dan dukungan yang semakin meluas, Kabupaten Berau optimis mampu menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia yang tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara. Hal ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Berau secara keseluruhan.
“Kita upayakan pariwistaa menjadi sektor yang menopang perekonomian Berau,” (RIZAL)












